• Call For Paper Alsinatuna
  • Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H
  • Ayo Kuliah di IAIN Pekalongan
  • GUEST LECTURER PBA 2022
  • SEMINAR NASIONAL PBA 2021 ok

Kunjungan Studi Tiru Jurnal Lisanul Arab Universitas Negeri Semarang di Jurnal Alsinatuna IAIN Pekalongan

18 Januari 2022

Jurnal lisanul arab Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkunjung ke jurnal alsinatuna IAIN Pekalongan. Hal ini tidak lain untuk studi tiru pengelolaan jurnal alsinatuna yang sudah terakreditasi sinta 2, sedangkan jurnal lisanul Arab yang terakreditasi sinta 4.

Kunjungan tim jurnal lisanul Arab disambut hangat oleh pengelola jurnal alsinatuna beserta Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Bapak Dr. Muhammad Sugeng Sholehuddin, M.Ag. Dekan FTIK dalam sambutannya, beliau memberikan gambaran tentang perjalanan jurnal alsinatuna dalam meraih sinta 2.Studi banding ke al-arabiyat dan hingga melakukan regenerasi kepengelolaan. Ada beberapa pesan dari Dekan FTIK yaitu jurnal alsinatuna harus mempertahankan sinta 2, dan keinginan kita untuk melanjutkan ke tingkat scopus.

Koordinator program studi pendidikan bahasa Arab UNNES Bapak Singgih Kuswardono, M.A., p.hD menyampaikan bahwa rahmat itu hadir di UNNES dengan hadirnya Bapak Dr. Ahmad Taufiq, M.Pd.I di UNNES untuk mempromosikan program S2 PBA untuk mahasiswa S1 UNNES. Dan kami alhamdulillah sekarang datang di sumbernya untuk studi tiru di jurnal alsinatuna. Beliau menyampaikan kami ingin belajar disini, terutama romantika pengelolaan jurnal alsinatuna, beliau juga mengenalkan TIM Pengelola Jurnal Lisanul Arab UNNES. Beliau juga berharap alsinatuna semakin maju, menuju scopus, dan menjadi rujukan terutama dalam bidang bahasa Arab.

Wakil Dekan I FTIK Dr. Muhammad Jaeni, M.Ag menceritakan sejarah jurnal alsinatuna. Jurnal ini adalah satu-satunya jurnal keilmuan pada saat itu. Pada tahun 2015 jurnal alsinatuna di acc oleh Ketua STAIN Pekalongan pada saat itu, dan pada tahun 2016 kita mengajukan akreditasi dan mendapatkan sinta 4, setelah itu kita melakukan kunjungan ke berbagai jurnal studi bahasa Arab ke universitas lain dan alhamdulillah pada tahun 2017 kita sudah mendapatkan akreditasi sinta 2. Kalau kita berpikir kebelakang, jurnal yang paling cepat meraih prestasi sinta 2 di IAIN Pekalongan adalah alsinatuna. Beliau juga meminta kepada teman-teman pengelola jurnal bahwa untuk menuju ke sinta 2 itu kita harus “berdarah darah”, tidaklah mudah maka dari itu ini menjadi sebuah warisan untuk jurusan.

Sekretaris Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Bapak Moh. Nurul Huda, M.Pd.I menjelaskan sejarah jurnal alsinatuna meraih prestasi sinta 2. Berawal dari sinta 4, itupun karena kita tidak mengajukan. Hal itu dapat hadiah dari Arjuna (Akreditasi Jurnal Nasional). Dahulu Arjuna memberikan penilaian melalui OJS kami itu sinta 4 secara aklamasi pada tahun 2019, dan itu tanpa mengajukan. Kemudian, tahun 2019 juga kami mengajukan reakreditasi, dan kalau grade evaluasi diri kami itu luar biasa 77. Ternyata hasil review dari asesor untuk jurnal alsinatuna kurang 2 poin lagi menuju sinta 2. Setelah itu, kami mempelajari dan mereview hasil dari penilaian asesor, ternyata ada beberapa permasalahan terkait dengan manajemen OJS diantaranya pada reviewnya pada jurnal alsinatuna belum tataran substantif. Hal itu menjadi salah satu kelemahan mengapa alsinatuna mendapatkan sinta 3. Oleh karena itu, kami pelajari dan benahi pola kerja jurnal alsinatuna dan alhamdulillah pada tahun 2019 kami meraih prestasi terakreditasi sinta 2. Pada tahun 2020, kebijakan Fakultas untuk setiap jurusan agar mempunyai jurnal-jurnal baru, hal ini salah satu yang menyebabkan regenerasi pengelolaan di jurnal alsinatuna. Beliau juga menambahkan bahwa di jurnal alsinatuna mengutamakan kontek judul dan hasil riset. Dan sekarang setelah menjadi sinta 2 jurnal alsintuna tidak kerepotan untuk mencari kontek judul naskah bahkan menolak-nolak naskah, tidak seperti dulu harus mencari-cari naskah kemana-mana. Dan yang paling penting dalam jurnal adalah scope (ruang lingkup) jangan terlalu melebar. Jika terlalu melebar malah akan merosot. Untuk jurnal alsinatuna lebih fokus kepada pendidikan dan linguistik. Tambah beliau.

Pada saat 2020, sitasi jurnal alsinatuna mendapatkan hanya 3 sitasi (sinta 3), setelah menjadi sinta 2, jurnal alsintuna mendapatkan ratusan sitasi.

Berkaitan dengan sistem pengelolaan jurnal di lisanul arab, kami itu belum secara progresif menaikan sinta, namun bagaimana jurnal lisanul arab bisa menjadi wadah, menampung dan membantu agar masing-masing dosen mempunyai poin dalam penelitian. Lisanul arab pernah menampung 100% penelitian dari Dosen selama 2 tahun. Kemudian, kami membuka artikel dari luar. Tatkala kami membuka artikel dari luar ada conflict of interest, alhamdulillah pada tahun 2020 kemarin kita sudah 2 edisi per tahun. Di edisi ke-2 yang kemarin juga kami publish, memasukan artikel dari Dosen IAIN Pekalongan di jurnal lisanul arab yakni Bapak Jauhar Ali, M.Pd.I. beliau bertanya tentang bagaiaman alur pertama editing hingga reviewer-reviewer nya dan tenggang waktunya? Dan bagaiaman tips atau saran untuk menggandeng editor dari luar?                     

Menentukan naskah-naskah yang akan terbit edisi sekarang, kemudian admin menentukan editor untuk setiap author di OJS. Admin yang membagi naskah-naskah kepada editor. Setelah penentuan editor, editor mengeksekusi dan menentukan reviewer 1 sampai reviewer 2 hingga sampai finishing dan copyediting.                          

Kunjungan studi tiru berjalan lancar sampai akhir acara dan diharapkan dapat menambah dan improvisasi diantara kedua jurnal, baik alsinatuna maupun lisanul arab                                                                                                                                                                            

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree